“Penguasaan
Teknologi, Informasi, dan Komunikasi di era Pandemi Covid-19”
Vivin
Alvisa Putri
(19005103)
Universitas
Negeri Padang
Pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini yang
telah membawa dampak pada terbatasnya pergerakan manusia akibat social distancing, physical
distancing, dan PPKM menjadikan teknologi informasi memiliki
peranan yang sangat penting, sekaligus sebagai solusi untuk mengatasi
pembatasan tersebut, diantaranya dalam urusan pemerintahan, pendidikan, bisnis,
ekonomi, kesehatan, bahkan urusan agama dan ibadah. Pandemi covid 19 merupakan tantangan bagaimana kita
menyikapinya dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran, karena pola pembelajaran
pada era pandemik ini menggunakan daring. Kita dituntut untuk dapat
mengkondisikan atas terjadinya fenomena ini. Bagaimana pembelajaran dapat
berjalan lancar dan sukses di era pandemik ini. Perkembangan
teknologi pada zaman era modern ini sangatlah pesat, saat ini teknologi
telah memberikan banyak manfaat dalam kemajuan diberbagai aspek. Perkembangan
itu bukan hanya dalam hitungan tahun, bulan, atau hari, melainkan jam, bahkan
menit atau detik terutama berkaitan dengan teknologi informasi dan komunikasi
yang ditunjang dengan teknologi elektronika. Penggunaan teknologi oleh manusia
dalam membantu menyelesaikan pekerjaan merupakan hal yang menjadi keharusan
dalam kehidupan. Perkembangan teknologi ini juga harus diikuti dengan
perkembangan pada Sumber Daya Manusia (SDM)
Manusia sebagai pengguna teknologi harus mampu memanfaatkan
teknologi yang ada saat ini, maupun perkembangan teknologi tersebut
selanjutnya. Adaptasi manusia dengan teknologi baru yang telah berkembang wajib
untuk dilakukan melalui pendidikan. Hal ini dilakukan agar generasi penerus
tidak tertinggal dalam hal teknologi baru. Dengan begitu, teknologi dan
pendidikan mampu berkembang bersama seiring dengan adanya generasi baru sebagai
penerus generasi lama. Ditengah masa pandemi Covid-19 ini muncul sebuah aturan
terutama di Indonesia yang dimana masyarakat Indonesia di haruskan untuk
menjaga jarak antara satu dengan yang lain minimal satu setengah meter sehingga
masyarakat Indonesia dipaksa untuk stay at home atau dirumah saja dan melakukan
seluruh aktivitas dari rumah seperti berkerja dari rumah, belajar dari rumah
dan ibadah dari rumah. Tidak dapat
dipungkiri, bahwa sistem pembelajaran daring merupakan suatu hal baru bagi
kebanyakan guru, siswa dan orang tua.
Pembelajaran secara konvensional (tatap muka)
yang selama ini mereka dilakukan, sudah dianggap yang paling nyaman. Tetapi
dengan munculnya wabah Covid-19 yang sampai saat ini belum mereda, mau tak mau
sistem pembelajaran konvensional itu dipaksa berubah. Jika sebelum pandemi,
pembelajaran dilakukan dengan tatap muka di ruang kelas. Maka dimasa pandemi
pembelajaran mesti dilakukan secara daring tanpa bertatap muka secara langsung.
Selain berpisah secara fisik, pembelajaran secara daring membutuhkan
pengetahuan serta kemampuan tentang internet dan teknologi informasi serta
komunikasi yang baik. Bagi guru, mereka harus
mendesain ulang pembelajaran, materi, dan evaluasi pembelajaran dengan
memanfaatkan teknologi informasi. Bagi siswa, mereka mesti mampu belajar dan
beradaptasi dengan teknologi tersebut. Bagi orang tua, harus mampu menyediakan
fasilitas pembelajarannya seperti komputer, laptop, notebook, atau handphone.
Di sisi lain, terdapat sebagian daerah tempat tinggal siswa yang tidak memiliki
jaringan internet.
Penguasaan teknologi informasi ini menjadi kewajiban bagi guru dan
siswa bahkan orang tua. Oleh sebab itu, para guru dan siswa dihadapkan dengan
tantangan baru yang mau tidak mau mesti mereka hadapi. Dengan berbagai cara,
mereka berusaha belajar memahami dan menguasai teknologi informasi serta mengimplementasikannya
dalam pembelajaran daring. Ada yang belajar secara mandiri dan ada juga yang
belajar secara berkelompok di sekolah masing-masing. Akibatnya setelah mereka
menguasai dan mampu menggunakan teknologi informasi dan Komunikasi (TIK) dalam
pembelajaran daring, mereka baru merasakan betapa dimudahkan dalam berbagai hal
yang terkait dengan pembelajaran daring. Sebahagian guru, siswa dan orang tua
yang selama ini kurang peduli terhadap pemanfaatan teknologi informasi untuk
kegiatan proses belajar mengajar, sekarang sudah bisa merasakan sendiri
manfaatnya. Ternyata dengan menggunakan teknologi mereka sangat dimudahkan
dalam melaksanakan pembelajaran. Teknologi
informasi bukan hanya sebagai alat komunikasi, tetapi sekarang proses belajar
mengajar menjadi semakin mudah dan fleksibel. Artinya, di satu sisi pandemi
Covid-19 memang menimbulkan efek negatif, tetapi di sisi lain juga mampu
memberikan efek positif bagi dunia pendidikan.
Oleh sebab itu, jangan hanya dilihat dari sisi negatifnya saja.
Pasti ada hikmah di balik musibah ini. Terbukti, setelah adanya wabah pandemi
Covid-19, dunia pendidikan mengalami banyak kemajuan terutama pengetahuan di
bidang teknologi. Ini karena sistem sekolah harus
menyesuaikan dengan wabah tersebut. Hal ini tentu saja mendorong guru,
orang tua serta siswa lebih kreatif dan mampu memanfaatkan teknologi informasi
dalam pendidikan. Sehingga cara belajar mengajar di sekolah, cara pandang guru
terhadap penggunaan teknologi informasi pun juga berubah. Guru yang dulunya
tidak peduli, sekarang mereka menjadi menguasai teknologi informasi. Sebelum
terjadi pandemi ini, banyak sekali guru, orang tua, dan siswa yang masih gagap
teknologi dan belum pernah menggunakan teknologi dalam pembelajaran. Tetapi
Sekarang dapat kita lihat, dalam beberapa bulan saja banyak guru dan siswa yang
sudah sangat mahir menggunakan berbagai jenis teknologi pembelajaran, misalnya
membuat video pembelajaran, memiliki channel youtube, menguasai google
classroom, e-Learning dan lain sebagainya. Semoga penguasaan mereka
terhadap teknologi informasi ini menjadi langkah awal kebangkitan mutu
pendidikan di negara ini, dan bukan hanya merupakan euphoria sesaat dimasa
pandemi ini saja.
😊
~
~
Referensi
https://www.blogger.com/blog/post/edit/2388759367895009667/2472107671347470052
https://www.stit-alkifayahriau.ac.id/pandemi-covid-19-membuat-dunia-pendidikan-melek-teknologi/
http://ditsmp.kemdikbud.go.id/pemanfaatan-teknologi-informasi-dan-komunikasi-bagi-tenaga-pendidik/
